Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Juli 2016

Memahami Struktur Teks John F Kennedy

Biografi John F. Kennedy
John F. Kennedy
Orientasi
Merupakan tahap pengenalan tokoh secara umum, biasanya berada pada bagian awal teks. Di sini yang menjadi topik bahasan seperti nama, tempat dan tanggal tokoh dilahirkan, latar belakang keluarga tokoh yang dibahas, riwayat pendidikan dan karir tokoh.
Kronologi atau Urutan Peristiwa Kehidupan Tokoh
Merupakan penjelasan mengenai peristiwa-peristiwa yang pernah dialami sosok tokoh yang dibahas. Bagian ini berisi pengalaman tokoh baik pengalaman menyenangkan, menyedihkan, dan sebagainya. Persoalan, masalah yang menghampiri kehidupan tokoh dan peristiwa yang mengesankan juga diuraikan disini.
Reorientasi
Merupakan tahap yang berisikan pandangan-pandangan penulis terhadap tokoh yang dibahas. Bagian ini bersifat opsional artinya bisa ada bisa juga tidak ada.


Berikut susunan struktur teks John F Kennedy:
Orientasi
John F. Kennedy (JFK) adalah anak kedua dari sembilan bersaudara pasangan Joseph Patrick Kennedy dan Rose Fitzgerald. Keluarga ini adalah keluarga Amerika yang terpandang dan kaya. Ayah JFK telah mengumpulkan kekayaan melalui bisnisnya yang mencakup bidang perfilman, galangan kapal, real estate, dan spekulasi di pasar bursa.

Sejarah politik keluarga Kennedy sudah sangat panjang. JFK mewarisi darah politik dari kedua orang tuanya. Rose Fitzgerald adalah putri John F. Fitzgerald, mantan Wali Kota Boston, yang akrab dipanggil “Honey Fitz” ketika menjabat. Sementara Joseph Kennedy adalah putra Patrick Kennedy, seorang usahawan sukses dan politisi Boston yang ternama.

Kronologi atau Urutan Peristiwa Kehidupan Tokoh
Pada usia 13 tahun JFK masuk ke sebuah sekolah swasta, Canterbury School, di New Milford, Connecticut, tetapi kemudian keluar karena sakit. Dia meneruskan studinya ke Choate Prepatory School di Wallingford pada 1935, kemudian masuk ke Universitas Princeton. Lagi-lagi penyakit menyebabkan dia meninggalkan sekolah. Akan tetapi, pada tahun berikutnya ia melanjutkan studinya di Universitas Harvard.
Meskipun sering sakit, JFK termasuk atlet yang baik. Ketika di Harvard, dia menekuni olahraga renang dan bersama saudaranya, Joe, pernah memenangi suatu kejuaraan layar. Ia lulus dari Harvard pada 1940, bahkan karya tulisnya kemudian menjadi dasar penulisan buku Why England Slept mendapat perhatian di AS dan Inggris. Selang beberapa bulan berikutnya, dia masuk ke sekolah bisnis Universitas Stanford, kemudian pergi ke Amerika Selatan.
Perang dunia meletus pada 1939, dan AS mulai terlibat ketika Jepang mulai menyerah pada Pearl Harbor, Hawaii, pada Desember 1941. JFK yang ditolak bergabung dengan Angkatan Darat AS karena pernah cedera semasa kuliah, akhirya bisa masuk Angkatan Laut. Pada awal 1943 JFK berdinas sebagai komandan PT Boat 109 di Pasifik Selatan.
Pada Agustus 1943 kapal yang dipimpinnya dihantam destroyer Jepang di perairan New Georgia, Kepulauan
Solomon. Kapal terbelah dua dan dua belas orang awaknya tewas. JFK dan awak kapal yang selamat selama satu jam menantikan pertolongan. Namun, bantuan tidak kunjung datang sehingga mereka harus berenang ke sebuah pulau kecil yang berjarak lima kilometer dari situ. Di sinilah JFK melakukan tindakan heroik menyelamatkan jiwa seorang kru yang terluka dengan cara menjepit jaket kru itu di antara giginya.
Selama empat hari berikutnya JFK berenang sepanjang rute yang biasa digunakan oleh kapal-kapal AS. Dia dan krunya akhirnya selamat setelah ditemukan oleh penduduk asli di Cross Island. Untuk “keberanian, daya tahan, dan kepemimpinannya yang luar biasa”, JFK menerima Medali Angkatan Laut dan Korps Marinir AS.
JFK terjun ke dunia politik setelah kakak tertuanya, Joseph, tewas dalam sebuah misi pengeboman di Belgia pada 1944. Ia tercatat menjadi anggota House of Representatives selama tiga kali masa jabatan dan pernah juga menjadi anggota Kongres dan Senat. JFK mencalonkan diri sebagai presiden AS pada 1960. Para pemimpin partai menganggap dirinya terlalu muda dan tidak cukup pengalaman sebagai seorang kandidat presiden. JFK yang beragama Katolik Roma juga diragukan bisa menang di negeri yang mayoritas Protestan. Namun, terbukti kemudian, dari penampilan pertamanya dalam debat televisi, JFK bisa mengatasi usia dan kekurangan pengalamannya. Ia akhirnya mengalahkan calon dari Partai Republik, Richard Nixon.
JFK dilantik pada 20 Januari 1961. Ia menyampaikan pidatonya yang memesona, menyerukan penerapan hukum yang baru, di mana yang kuat berlaku adil, yang lemah dilindungi, dan perdamaian dijaga.” Ia menyadari kesulitan yang akan dihadapinya. “Semua ini tidak akan selesai dalam 100 hari pertama,” katanya. “Tidak akan selesai dalam 1.000 hari, tidak juga selama pemerintahan ini, bahkan mungkin tidak sepanjang masa hidup kita di planet ini. Akan tetapi, mari kita mulai.” Dalam pidato inilah dia mengucapkan kata-katanya yang terkenal dan sering dikutip: “Jangan tanya apa yang dapat diberikan oleh negerimu—tanyalah apa yang dapat kauberikan kepada negerimu.”
Kabinet JFK dipenuhi oleh para akademisi dan intelektual. Ia juga menjadikan Gedung Putih sebagai sebuah pusat kebudayaan. Ia mengundang para penulis, artis, penyair, ilmuwan, dan musisi sebagai tamu makan malam. Ia juga dikenal sebagai presiden yang selalu memiliki sense or humour, bahkan dalam menghadapi hal-hal terburuk sekalipun.
Momen terbaik JFK sebagai presiden terjadi dalam suatu peristiwa yang dikenal dengan nama Krisis Rudal Kuba. Saat itu dunia hampir masuk ke perang nuklir, ketika pemimpin Soviet (Khrushchev) menyuplai Kuba dengan misil nuklir yang dapat menjangkau AS. Pesawat pengintai AS berhasil memergoki kegiatan tersebut.
Setelah berunding dengan para penasihatnya selama tujuh hari, JFK meminta Uni Soviet memindahkan rudal itu, dan menyatakan perairan Kuba sebagai daerah karantina. JFK meminta Khrushchev untuk menghentikan operasi rahasia dan memperingatkan bahwa serangan Kuba atas setiap negara Barat akan dianggap sebagai serangan Soviet atas AS.
Pada saat yang sama tentara AS dikirim ke Florida, bersiap-siap untuk melakukan serangan ke Kuba. Pasukan udara juga siaga penuh. Kapal-kapal AS memblokade Kuba dengan perintah untuk mencari kapal-kapal Soviet yang mencurigakan. Setelah beberapa hari perundingan yang tegang, Khrushchev yang menyadari posisinya yang lemah setuju memindahkan misil itu dari Kuba. Sebagai imbalan, JFK berjanji tidak akan menyerang Kuba dan menarik sebuah rudal tua AS yang ada di Turki.
JFK tewas dalam suatu pembunuhan pada 22 Novenber 1963. Saat itu ia bersama istrinya berada dalam sebuah mobil berkap terbuka mengikuti suatu parade di Dallas, Texas. Dua peluru ditembakkan kepadanya, yang satu menyerempet bahu dan yang kedua tepat mengenai kepala JFK. Ia jatuh dan tidak sempat sadar hingga dinyatakan meninggal beberapa jam kemudian.

Reorientasi
Pembunuhan JFK sampai kini masih menimbulkan kontroversi. Pembunuhnya, Lee Harvey Oswald, memang dapat ditangkap hari itu juga. Namun, dua hari kemudian, saat ia akan dipindahkan ke penjara yang lain, Oswald tewas ditembak oleh Jack Ruby, seorang pemilik klub malam.
sumber: http://www.smansax1-edu.com/2014/11/menyusun-struktur-teks-cerita-ulang.html

Kamis, 09 April 2015

Pengertian dan Sejarah Singkat Algoritma

Pengertian Algoritma
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis.

Sejarah Algoritma

Jumat, 15 November 2013

Awal Mula Skala Celcius

SainsMe - Di Indonesia, skala temperatur yang sering digunakan adalah Celsius. Kamu tentu sudah sangat familiar dengan skala ini. Skala Celsius ini juga masih banyak digunakan di berbagai belahan dunia, terutama untuk keperluan ilmiah. Tetapi pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana satuan temperatur itu ditemukan?
Sesuai namanya, penemu skala temperatur ini adalah Anders Celsius. Pada tahun 1742, ia mengusulkan sebuah skala pengukuran suhu yang disebut centigrade. Centigrade ini sendiri artinya 100 derajat. Skala ini dinamai demikian karena Celsius menetapkan ukuran satu derajatnya dibuat agar antara titik didih air dan titik beku air terdapat 100 derajat. Sedangkan untuk acuan suhunya, ia menetapkan suhu 100 derajat adalah suhu titik beku air dan suhu 0 derajat pada titik didih air.
Pada perkembangannya, skala ini dinamai skala Celsius. Selain untuk menghormati nama penemunya yaitu Celsius, satuan centigrade dinilai mudah membuat kerancuan dengan skala lainnya. Untuk itulah namanya diganti agar orang-orang dapat lebih mudah mengenalinya. Selain itu, suhu acuan yang digunakan pada skala tersebut dibalik. Suhu 100 derajat menjadi suhu pada titik didih air, dan suhu 0 derajat menjadi suhu pada titik beku air. Tidak ada yang tahu persis apa alasan orang-orang membalik ketetapan tersebut. Yang jelas, ketetapan inilah yang kita gunakan sebagai dasar skala Celsius sampai sekarang.

Sumber: Sains.me
follow: @senggewsenggew

Kamis, 14 November 2013

Siapakah Penulis Novel Pertama di Dunia?

 Novel, buku cerita tebal yang satu ini sekarang sudah menjadi bacaan favorit banyak orang, mungkin termasuk kamu. Saat ini sudah banyak sekali judul novel dari berbagai "genre" yang bisa kamu nikmati sebagai bacaan di waktu senggang. Sudah banyak pula penulis novel dengan gaya penulisan masing-masing yang menjadi ciri khas. Beberapa di antaranya mungkin menjadi favoritmu. Tapi, tahukah kamu siapakah penulis novel pertama di dunia?
Ia adalah seorang wanita Jepang bernamaMurasaki Shikibu. Konon, nama tersebut bukanlah nama sebenarnya. Nama itu hanyalah nama pena. Tetapi tidak ada yang tahu pasti siapa nama aslinya. Murasaki lahir sekitar tahun 973 dari keluarga yang cukup terpandang di Jepang, yaitu keturunan bupati pertama di Fujiwara. Ia dikenal sebagai perempuan yang cerdas. Tahun 998 ia menikah dan kemudian memiliki anak perempuan. Tetapi tak lama kemudian, tepatnya tahun 1001, suaminya meninggal dunia. Beberapa tahun setelahnya, ia dipanggil untuk bekerja sebagai dayang di Istana Heian karena kemampuan menulisnya dan pemikirannya yang cerdas.
Novel yang ia tulis sendiri berjudul “Genji Monogatari”, yang dalam bahasa Inggris berarti “The Tales of Genji” dan dalam bahasa Indonesia “Hikayat Genji”. Novel ini memiliki 54 bab dengan total 1000 halaman. Ia menulis novel ini sebelum dia dipanggil untuk bekerja di istana, bahkan ada beberapa pihak yang memperkirakan ia mulai menulis sejak sebelum kematian suaminya. Sesuai judulnya, novel ini menceritakan tentang kisah Pangeran Genji. Novel ini ditulis dengan tata bahasa yang cukup rumit, bahkan bagi orang Jepang sekalipun. Ditambah lagi, pada zaman itu karya sastra tidak diperbolehkan mencantumkan nama dalam ceritanya, sehingga harus menggunakan nama sebutan atau gelar. Hal ini membuat para ahli bahasa harus mempelajari tata bahasa yang digunakan dalam novel tersebut.
Novel tersebut selain merupakan novel pertama di dunia juga merupakan novel ber-"genre" roman pertama di dunia. Saat ini, “Genji Monogatari” sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan juga dipentaskan di berbagai kesempatan. Tidak banyak yang diketahui tentang kehidupan Murasaki Shikibu setelah menulis novel ini. Namun ia juga memiliki karya lain berupa buku hariannya yang diterbitkan serta kumpulan puisi.

Sumber: Sains.me
follow us: @senggewsenggew
Like Us: facebook.com/senggewsenggew

Rabu, 13 November 2013

Hillary Page, Perintis Awal Mula Mainan Lego

SainsMe - Kamu pasti familiar dengan permainan balok susun. Ya, permainan yang terdiri dari berbagai balok yang memiliki tonjolan di atasnya dan lubang di bawahnya. Balok-balok tersebut kemudian disusun hingga membentuk bentuk tertentu. Mmm, mungkin kamu lebih mengenalnya dengan nama lego. Ya, memang Lego-lah salah satu perusahaan yang membuat permainan balok susun itu menjadi terkenal di seluruh penjuru dunia. Tapi ternyata pembuat permainan balok susun pertama itu bukan Lego "lho". Hmm, lalu siapakah pembuatnya?
Orang tersebut adalah Hillary Fisher Page. Pria kelahiran Sanderstead, Inggris tanggal 20 Agustus 1904 ini sejak kecil memang sudah gemar membuat mainan. Tahun 1932, Page mulai mendirikan perusahaan mainan sendiri bernama Kiddicraft. Awalnya, perusahaan tersebut merupakan sebuah toko mainan. Mainan di dalam toko itu diimpor dari Rusia. Barulah beberapa tahun kemudian, Kiddicraft mulai membuat mainan sendiri.
Pada pertengahan 1930-an, ia membuat gebrakan dengan menggunakan plastik sebagai bahan mainan. Sebelumnya, hampir semua mainan menggunakan bahan kayu. Page merasa bahwa mainan plastik lebih higienis daripada mainan kayu. Meskipun dinilai beresiko oleh rekan kerjanya, pada akhirnya Page tetap melaksanakan pembuatan mainan dengan plastik ini. Bersamaan dengan itu, Page membuat desain mainan baru. Salah satunya adalah mainan "interlocking building cube", yang merupakan cikal bakal dari permainan balok susun yang kita kenal saat ini.
Pada tahun 1940, permainan tersebut mendapatkan paten dari Inggris. Setelah masa Perang Dunia II, permainan itu terus mengalami modifikasi. "Self-locking building brick" merupakan bentuk modifikasi dari"interlocking building cube "dengan ukuran yang lebih kecil, tonjolan di bagian atas, dan celah di bagian samping. Kemudian, perusahaan Lego milik Ole Kirk Christiansen dan anaknya Godtfred Kirk Christiansen tertarik untuk memodifikasi mainan buatan Page ini. Jadilah pada tahun 1949, Lego mengeluarkan produk hasil modifikasi balok tersebut yang dinamai "Automatic binding brick". Kedua perusahaan ini terus memproduksi mainan balok ini, namun hanya Lego lah yang bisa bertahan sampai saat ini. Page sendiri ternyata tidak begitu mengenal keberadaan mainan balok buatan Lego sampai sesaat sebelum ia meninggal di tahun 1957.

Sumber: sains.me
Follow us: @senggewsenggew
Like Us: facebook.com/senggewsenggew

Senin, 11 November 2013

Mengintip Awal Kemunculan Lensa Kontak


Bagi mereka yang memiliki gangguan mata rabun jauh maupun dekat, lensa kontak dapat menjadi alternatif pilihan selain kacamata. Barangkali kamu yang matanya masih normal juga suka menggunakan lensa kontak untuk menambah gaya dan memberi warna pada mata. Ya, bagi beberapa orang, lensa kontak memang menjadi pilihan yang lebih disukai daripada kacamata. Bentuknya yang ringkas dan ringan serta penggunaannya yang hanya ditempelkan di mata memang menjadi kelebihan tersendiri. Ngomong-ngomong apakah kamu tahu bagaimana awalnya lensa kontak bisa muncul?
Usut punya usut, ternyata ide awal kemunculan lensa kontak ini bermula dari pelukis ternama, Leonardo da Vinci. Sekitar tahun 1508, ia pernah mengemukakan bahwa penglihatan mata dapat dibantu dengan sebuah kaca kecil berisi air yang diletakkan di depan mata.  Sayangnya, ide tersebut hanyalah sekedar ide selama ratusan tahun. Sampai akhirnya, ada seorang bernama Adolf Eugen Rick yang mewujudkan ide tersebut. Ia membuat sebuah lensa yang melapisi bagian pupil, iris, dan sebagian sklera (bagian yang berwarna putih) mata. Lensa tersebut dinamai glass scleral lenses. Meski demikian, lensa tersebut dirasa sulit dan menyakitkan saat digunakan. Karena itu, pada tahun 1930-an, banyak orang dan perusahaan yang memodifikasi lensa tersebut menggunakan bahan plastik. Lensa tersebut kemudian dinamai plastic scleral lenses.
Beberapa orang ternyata tetap saja tidak nyaman menggunakan scleral lenses meskipun sudah dibuat menggunakan plastik. Terinspirasi dari sang istri yang tidak nyaman menggunakan scleral lenses tersebut, pada tahun 1945 Kevin Tuohy membuat sebuah lensa baru bernama corneal lenses. Beda dengan scleral lenses, corneal lenses ini hanya melapisi bagian kornea mata saja. Lensa jenis ini terbuat dari bahan plastik yang padat. Corneal lenses inilah yang menjadi cikal bakal dari lensa kontak yang kita kenal saat ini. Sekarang, lensa semacam corneal lenses lebih sering disebut sebagai hard contact lenses.
Kemudian muncul juga variasi lain dari lensa kontak, yaitu soft contact lenses. Lensa jenis ini menggunakan bahan plastik yang lebih fleksibel sehingga lebih nyaman di mata. Soft contact lenses ini mulai dikembangkan tahun 1960-an dan pertama kali dipopulerkan ke publik tahun 1970-an oleh Otto Wichterle. Sampai saat ini, baik soft contact lenses maupun hard contact lenses tetap muncul di pasaran dan selalu dikembangkan untuk meningkatkan kualitasnya dan mengurangi kemungkinan kerusakan pada mata akibat penggunaannya.

Sumber : SainsMe

Sejarah Kulkas

Perkembangan kulkas dari masa ke masa | jeanbont.pbworks.com

Kebanyakan dari kita sudah memiliki lemari pendingin atau yang biasa kita sebut kulkas. Benda ini tentu sangat berguna bagi kita jika ingin mendinginkan makanan atau membuat makanan menjadi tahan sedikit lebih lama. Tapi, pernahkah kamu membayangkan bagaimana orang-orang mendinginkan dan mengawetkan makanan sebelum adanya kulkas? Dan apa sih yang memicu diciptakannya kulkas?
Sebelum adanya kulkas, orang-orang menggunakan icebox. Mungkin kamu juga masih menggunakan benda ini untuk mendinginkan makanan yang dibawa saat piknik atau berlibur. Icebox menggunakan es untuk mendinginkan makanan. Sayangnya, efisiensi dingin yang dihasilkan oleh icebox ini kurang baik. Dibutuhkan sangat banyak es untuk menghasilkan dingin yang pas. Akibatnya, penggunaan es untuk pendinginan ini semakin meningkat di tahun 1890. Dari sinilah orang-orang mulai mencari alternatif lain mendinginkan makanan tanpa menggunakan es.
Sejak itu, mulailah bermunculan teknologi pendingin dengan menggunakan tenaga mesin elektrik. Fred Wolf pada tahun 1913 menciptakan sebuah mesin pendingin yang mengadopsi konsep mesin kondensor. Tahun-tahun berikutnya, mesin tersebut terus disempurnakan. Di tahun  1919, dibuatlah mesin pendingin yang menggunakan kendali otomatis. Pada tahun 1928, Thomas Midgely Jr. ikut menyempurnakan mesin pendingin ini. Ia mengganti gas amonia yang digunakan oleh mesin tersebut dengan gas freon. Gas freon ini dapat membuat mesin pendingin dapat mendinginkan dengan suhu yang lebih rendah dan tekanan yang lebih rendah pula dibandingkan dengan gas amonia.
Asal tahu saja, ternyata pada zaman itu mesin pendingin hanya dijual dalam bentuk mesin. Mesin tersebut dipasang dalam icebox untuk menggantikan es sebagai pendingin di dalam icebox tersebut. Barulah pada tahun 1923 dibuat wadah khusus untuk mesin pendingin tersebut. Dan pada tahun 1930, mesin pendingin sudah dijual beserta dengan ‘kotak’-nya. Inilah yang berkembang menjadi lemari pendingin atau kulkas sampai sekarang. Pada perkembangannya, dibuatlah dua ruang terpisah untuk lemari pendingin tersebut. Satu ruang digunakan untuk mendinginkan makanan biasa, satu ruang lagi digunakan untuk membekukan es. Konsep ini masih digunakan sampai sekarang dengan adanya freezer di dalam kulkas yang kita kenal sekarang yang memang khusus untuk membekukan es.

Sumber : SainsMe

Sejarah Huruf Braille



Huruf braille merupakan huruf yang digunakan oleh penyandang tunanetra untuk membaca dan menulis. Dari namanya, kita bisa menebak siapa penemu huruf braille ini. Huruf braille diciptakan oleh seorang berkebangsaan Perancis yang mengalami kebutaan saat masih kecil, Louis Braille. Bagaimana kisahnya menemukan huruf ini dan bagaimana perkembangannya hingga digunakan di seluruh dunia?
Louis Braille lahir pada tanggal 4 Januari 1809. Kini, tanggal tersebut diperingati sebagai hari Braille di seluruh dunia. Braille lahir dalam kondisi normal, namun pada usia 3 tahun mengalami kecelakaan yang menyebabkan kedua matanya menjadi buta permanen. Louis Braille ternyata mampu mengatasi keterbatasan fisiknya, bahkan menghasilkan suatu penemuan yang sangat bermanfaat bagi sesama tunanetra.
Ide mengenai huruf braille ini berawal dari seorang perwira, Kapten Charles Barbier yang memperkenalkan bahasa sandi yang digunakan oleh pasukannya untuk menyampaikan pesan rahasia yang disebut night writing. Bahasa sandi ini menggunakan titik-titik dan garis timbul yang dibuat dengan alat semacam paku bernama stylus. Bahasa ini juga bisa digunakan oleh orang buta karena dapat diraba dengan ujung jari. Namun, ternyata masih ada kekurangan metode bahasa ini untuk tunanetra. Bahasa sandi ini hanya mewakili bunyi-bunyian pada suatu kata sehingga dibutuhkan ratusan sandi untuk menulis sebuah buku. Maka, Louis mengembangkan huruf braille yang mewakili huruf dan tanda baca yang dibutuhkan untuk menulis buku. Selain itu, seorang tunanetra lebih peka terhadap titik daripada garis, sehingga untuk memudahkan penggunanya, Louis menciptakan huruf braille dengan 6 titik domino tanpa garis yang divariasi menjadi 63 jenis huruf, angka, tanda baca, dan simbol yang diperlukan dalam tulisan.
Perjuangan belum berakhir karena huruf braille ini sempat dilarang di Perancis. Pada tahun 1834, selesailah huruf braille ciptaan Louis Braille. Louis yang saat itu telah diangkat menjadi guru di L’Institution Nationale des Jeunes Aveugles, sebuah lembaga untuk anak-anak tunanetra, mulai memperkenalkan huruf braille kepada murid-muridnya. Mereka menyambutnya dengan gembira. Dr. Pignier, sang kepala sekolah juga mendukungnya, namun orang-orang di luar lembaga tak ada yang menyetujui huruf ini. Mereka yang belum pernah melihat betapa bergunanya huruf braille bagi siswa tunanetra beranggapan bahwa mengajarkan tulisan yang berbeda dari tulisan umum itu tidak masuk akal. Louis Braille tetap tak menyerah, dia bahkan menerjemahkan buku-buku pelajaran di perpustakaan ke dalam huruf braille. Kemudian pada tahun 1841, sekolah diambil alih oleh Dr. Dufau yang menentang dengan tegas huruf braille. Louis Braille pun terpaksa mengajar murid-muridnya secara diam-diam karena larangan ini. Hingga pada suatu ketika seorang guru lain yang bersimpati pada mereka yaitu Dr. Gaudet, berhasil membujuk Dr. Dufau untuk mengizinkan penggunaan huruf braille di sekolah. Pada tahun 1847, Louis kembali menggunakan huruf ciptaannya dengan leluasa di sekolah.
Daftar alfabet Braille
Pada tahun 1851, Dr. Dufau mengajukan kepada pemerintah agar mengakui penemuan Louis Braille dan supaya ia mendapat tanda jasa. Namun, hingga Louis Braille meninggal, ia belum sempat mendapatkan tanda jasa. Baru beberapa bulan setelah kematiannya, huruf braille ini baru diakui pemerintah dan mulai digunakan di beberapa sekolah. Pada akhir abad 19, huruf braille diterima secara universal. Untuk mengenang jasa Louis Braille, sejak tahun 1956 bekas rumahnya yang terletak di Coupvray, 40 km sebelah timur Paris dijadikan sebagai museum Louis Braille.

Sumber : SainsMe
 

Pengikut

Total Tayangan Halaman